Siapa pun yang trading dengan leverage cepat atau lambat akan menghadapi pilihan antara margin silang dan margin terisolasi. Perbedaannya tampak teknis, tetapi menentukan satu hal yang sangat konkret: seberapa besar saldo Anda yang bisa ikut terseret oleh satu transaksi buruk.
Pertama, apa itu margin
Margin adalah bagian dari saldo Anda yang dicadangkan sebagai jaminan selama posisi berleverage terbuka. Dengan leverage 1:50, misalnya, posisi sebesar US$ 5.000 membutuhkan margin US$ 100. Sisa eksposurnya "dipinjam" melalui leverage, tetapi hasilnya, positif atau negatif, dihitung atas US$ 5.000.
Pertanyaan yang dijawab oleh kedua mode ini adalah: jika posisi itu mulai merugi, dari mana uang untuk menutup kerugian tersebut berasal?
Margin terisolasi
Pada margin terisolasi, tiap posisi memiliki cadangannya sendiri, terpisah dari sisa akun. Jika transaksi bergerak melawan Anda, kerugian maksimum posisi tersebut dibatasi pada margin yang Anda alokasikan untuknya. Ketika margin itu habis, posisi ditutup, dan sisa saldo tidak tersentuh.
Keuntungan: risiko tiap transaksi sudah diketahui sejak masuk posisi. Satu transaksi buruk tidak menular ke transaksi lain.
Kerugian: karena posisi hanya mengandalkan cadangannya sendiri, posisi tersebut bisa ditutup saat terjadi fluktuasi yang sebenarnya dapat ditahan dengan mudah oleh total saldo.
Margin silang
Pada margin silang, semua posisi terbuka berbagi saldo tersedia di akun. Posisi yang merugi dapat menggunakan margin bebas untuk tetap terbuka, dan profit dari satu posisi membantu menopang posisi lain.
Keuntungan: posisi memiliki ruang napas lebih besar untuk melewati fluktuasi.
Kerugian: satu transaksi yang sangat buruk dapat menghabiskan margin bebas seluruh akun dan memicu penutupan semua posisi pada saat yang sama.
| Aspek | Margin terisolasi | Margin silang |
|---|---|---|
| Jaminan tiap posisi | Hanya margin yang dialokasikan untuknya | Seluruh saldo bebas akun |
| Kerugian maksimum per posisi | Dibatasi pada margin yang dialokasikan | Bisa mencapai saldo tersedia |
| Ketahanan terhadap fluktuasi | Lebih kecil | Lebih besar |
| Dampak satu transaksi buruk | Tetap terbatas pada transaksi itu | Bisa menjatuhkan semua posisi |
| Cocok untuk | Transaksi independen dan pengujian strategi | Posisi yang saling melindungi, dengan manajemen aktif |
Contoh dengan angka
Saldo US$ 1.000. Dua posisi terbuka, masing-masing dengan margin US$ 100.
Pada margin terisolasi: posisi A bergerak sangat berlawanan dan kehilangan US$ 100 dari marginnya. Posisi itu ditutup. Posisi B tetap terbuka dan saldo turun menjadi US$ 900. Kerugian dibatasi pada jumlah yang dicadangkan.
Pada margin silang: posisi A yang sama tetap terbuka dengan menggunakan saldo bebas saat merugi. Jika harga kembali, bagus: posisi itu bertahan dari fluktuasi yang tidak akan mampu ditahan oleh margin terisolasi. Jika tidak kembali dan kerugian mencapai US$ 800, akun kehabisan margin bebas dan kedua posisi dapat ditutup bersama.
Intinya, margin silang menukar kepastian dengan ruang napas. Tidak ada yang secara mutlak lebih baik.
Level margin dan stop out
Dua istilah selalu muncul bersama topik ini:
- Level margin: ekuitas akun (saldo ditambah hasil posisi terbuka) dibagi margin yang digunakan, dalam persentase. Semakin rendah, semakin dekat Anda dengan batas.
- Stop out: level ketika broker mulai menutup posisi secara otomatis untuk mencegah saldo menjadi negatif. Persentase pastinya ada dalam aturan masing-masing broker.
Pada margin silang, level seluruh akun inilah yang penting. Pada margin terisolasi, tiap posisi memiliki levelnya sendiri.
Kapan tiap mode masuk akal
- Margin terisolasi untuk mereka yang baru mulai menggunakan leverage, untuk transaksi yang tidak saling terkait, dan untuk menguji strategi dengan risiko tetap per transaksi.
- Margin silang untuk mereka yang memantau posisi dengan cermat dan memahami bahwa seluruh saldo dipertaruhkan, misalnya pada posisi yang saling melindungi.
Pada keduanya, stop tetap menjadi alat perlindungan utama. Mode margin menentukan apa yang terjadi ketika stop tidak ada atau tidak dipatuhi.
Bagaimana di Safirion
Sebelum trading dengan leverage di Safirion, ada baiknya membaca Kebijakan Margin Trading, yang tersedia di footer situs. Di sanalah terdapat aturan margin dan penutupan posisi platform. Dan, jika ingin melihat secara praktis bagaimana margin berperilaku, Anda dapat membuka posisi yang sama di akun demo dan memantau level margin tanpa mempertaruhkan uang.
Buka akun di SafirionDeposit mulai dari US$ 10, pendaftaran dalam beberapa menit →Peringatan risiko: Trading produk berleverage melibatkan risiko kerugian yang signifikan dan mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Leverage memperbesar keuntungan dan kerugian dalam proporsi yang sama. Tradinglah hanya dengan modal yang Anda mampu untuk kehilangan.



